Tag Archive for: Teknik Pertambangan

Institut Teknologi Nasional Yogyakarta melalui Himpunan Mahasiswa Teknik Pertambangan (HMTA) ITNY menggelar kegiatan bertajuk “Care for Nature, Act for Future” pada Jumat, 8 Mei 2026. Kegiatan yang diselenggarakan oleh Departemen Eksternal HMTA ITNY ini berlangsung di SMA Negeri 1 Sentolo dan Balai Budaya Kampung Tradisional, Kecamatan Tuksono, Kabupaten Kulon Progo.

Kegiatan ini merupakan salah satu program kerja Departemen Eksternal HMTA ITNY yang bertujuan meningkatkan kepedulian generasi muda terhadap pelestarian lingkungan melalui edukasi dan aksi nyata penghijauan. Rangkaian kegiatan meliputi sosialisasi lingkungan, penanaman 30 pohon bersama siswa SMA Negeri 1 Sentolo, serta penanaman 130 pohon bersama volunteer HMTA ITNY dan pihak kalurahan di kawasan Balai Budaya Kampung Tradisional.

Adapun jenis pohon yang ditanam antara lain munggur, sengon, sirsak, dan nangka. Melalui kegiatan ini, mahasiswa Teknik Pertambangan ITNY ingin menunjukkan bahwa insan pertambangan tidak hanya identik dengan aktivitas eksploitasi, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap pelestarian lingkungan melalui aksi revegetasi.

Kepala Departemen Eksternal HMTA ITNY, Hidehiko Florico, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi bentuk kepedulian nyata mahasiswa terhadap lingkungan dan masyarakat.

“Kegiatan penanaman pohon ini bukan hanya agenda organisasi, tetapi juga bentuk kepedulian nyata terhadap lingkungan. Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat jangka panjang dan menumbuhkan kesadaran bersama bahwa menjaga lingkungan adalah tanggung jawab kita semua,” ujar mahasiswa Teknik Pertambangan Angkatan 2023 tersebut. .

Sementara itu, Ketua HMTA ITNY, Audry Andi, mengatakan bahwa program ini juga menjadi sarana mempererat hubungan mahasiswa dengan masyarakat.

“Melalui kegiatan ini kami ingin membangun kepedulian terhadap kelestarian alam sekaligus mempererat hubungan antara mahasiswa, masyarakat, dan berbagai pihak yang terlibat,” ungkapnya.

Melalui kegiatan “Care for Nature, Act for Future”, HMTA ITNY berharap dapat menumbuhkan semangat kepedulian lingkungan, kolaborasi sosial, serta memberikan dampak positif bagi masyarakat dan alam sekitar.

Yogyakarta, Himpunan Mahasiswa Teknik Pertambangan (HMTA) Institut Teknologi Nasional Yogyakarta (ITNY) sukses menggelar Seminar Nasional Dies Natalis ke-22 di Hotel Sahid Raya & Convention Yogyakarta (13/4), yang mengangkat isu strategis masa depan energi di tengah derasnya arus transisi menuju energi bersih. Forum ini menegaskan bahwa di balik tren global energi terbarukan, batubara masih memegang peran krusial dalam ketahanan energi nasional dan global.

Seminar ini awalnya diagendakan menghadirkan Tony Wenas sebagai pembicara utama. Namun demikian, karena berhalangan hadir, forum tetap berlangsung dinamis dengan menghadirkan sejumlah tokoh penting dari pemerintah, industri, dan akademisi.

Turut hadir dalam seminar ini antara lain Yogi Meirizal, ST (Assistant Superintendent DST (Dry Stock Talling & Water Management PT Nusa Halmahera Minerals), Okky Chandra Perdana, ST, MT (Operational Director PT Anggun Permai Tekindo), Dr Eng Ir Iman Achmad Sadisun, MT (Akademisi Fakultas Ilmu dan Teknologi Kebumian ITB). mereka memberikan perspektif komprehensif terkait tantangan dan peluang industri pertambangan ke depan.

Dalam sesi utama, Ketua Umum Asosiasi Pertambangan Batubara Indonesia (APBI-ICMA), Ir. Priyadi, menegaskan bahwa permintaan batubara global masih akan bertahan dalam beberapa tahun ke depan. Negara-negara industri seperti China masih membutuhkan pasokan energi dalam jumlah besar, terutama di tengah ketidakpastian geopolitik global.

“Transisi energi tidak bisa dilakukan secara instan. Dalam 30 tahun ke depan, batubara masih akan tetap digunakan sebagai bagian dari sistem energi,” tegasnya.

Ia juga menyoroti bahwa krisis energi global akibat konflik geopolitik justru meningkatkan kembali ketergantungan terhadap batubara sebagai sumber energi yang lebih stabil dan ekonomis. Namun demikian, Priyadi menekankan bahwa industri harus terus berbenah melalui efisiensi, digitalisasi, serta penerapan konsep green mining agar tetap kompetitif di tingkat global.

Dari sisi akademik, Rektor ITNY, Dr. Ir. Setyo Pambudi, M.T., menegaskan pentingnya peran manusia di tengah perkembangan teknologi, khususnya kecerdasan buatan (Artificial Intelligence).

“Teknologi adalah alat, tetapi manusia tetap menjadi penentu arah. Nilai, etika, dan kreativitas tidak dapat digantikan oleh mesin,” ujarnya.

Rektor juga menekankan bahwa seminar ini menjadi bagian dari komitmen ITNY dalam menyiapkan sumber daya manusia unggul yang adaptif terhadap perubahan industri dan perkembangan teknologi global.

Sementara itu, Ketua Umum Keluarga Alumni Teknologi Nasional (Kelatnas ITNY), Ir. Yunus, mendorong mahasiswa untuk terus meningkatkan kapasitas diri agar mampu bersaing di tingkat global.

“Mahasiswa tidak boleh hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi harus menjadi pencipta inovasi yang membawa Indonesia maju,” ungkapnya.

Melalui Seminar Nasional ini, HMTA ITNY menunjukkan perannya sebagai organisasi mahasiswa yang aktif dalam menghadirkan diskursus strategis yang relevan dengan isu global. Kegiatan ini sekaligus memperkuat posisi ITNY sebagai institusi pendidikan tinggi yang berkomitmen dalam pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi, serta sumber daya manusia yang unggul dan berdampak.

Himpunan Mahasiswa Teknik Pertambangan (HMTA) Institut Teknologi Nasional Yogyakarta (ITNY) kembali menghadirkan kegiatan unggulan bertajuk Meneer Competition sebagai bagian dari rangkaian Dies Natalis ke-22. Kegiatan ini diselenggarakan di Bumi Perkemahan Babarsari dan Kampus ITNY pada 6-7 Apri 2026, dengan fokus pada penguatan kompetensi praktis mahasiswa di bidang pertambangan.

Meneer Competition menjadi ajang internal yang diikuti oleh 25 peserta yang terbagi dalam 5 tim, seluruhnya merupakan anggota HMTA ITNY. Kegiatan ini dirancang sebagai sarana implementasi langsung dari teori yang telah dipelajari di bangku perkuliahan ke dalam praktik lapangan yang aplikatif dan kompetitif.

Berbagai cabang perlombaan yang diujikan dalam Meneer Competition meliputi panningbench blastingrock mineral identificationmine surveyingventilation hanging duct, serta written test. Melalui rangkaian ini, mahasiswa ditantang untuk menunjukkan kemampuan teknis, ketelitian, serta kerja sama tim dalam menyelesaikan permasalahan di bidang pertambangan.

Ketua dies, Alfredo Richardo Mambraku menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya untuk memeriahkan Dies Natalis, tetapi juga sebagai langkah strategis meningkatkan kualitas mahasiswa.

“Kami ingin anggota HMTA ITNY memiliki daya saing yang kuat khususnya dalam ajang-ajang mining competition tingkat nasional,” ujarnya.

Hingga pelaksanaan kegiatan, proses penilaian masih berlangsung dan pengumuman juara akan disampaikan setelah seluruh tahapan kompetisi selesai.

Sementara itu, Kaprodi Teknik Pertambangan ITNY, Bayu Pangacella, S.T., M.T., memberikan apresiasi atas inisiatif mahasiswa dalam menyelenggarakan kegiatan berbasis kompetensi ini.

“Kami sangat bangga dan mendukung penuh kegiatan mahasiswa seperti Meneer Competition ini. Kegiatan ini menunjukkan bahwa mahasiswa Teknik Pertambangan ITNY tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu mengimplementasikannya dalam praktik. Ini merupakan langkah positif dalam membentuk lulusan yang kompeten, siap bersaing, dan relevan dengan kebutuhan industri,” ungkapnya.

Sebagai rangkaian lanjutan Dies Natalis ke-22, HMTA ITNY juga akan menyelenggarakan Seminar Nasional dan Mining Expo pada 13 April 2026 yang menitikberatkan pada penguatan wawasan akademik dan jejaring profesional mahasiswa.

Himpunan Mahasiswa Teknik Pertambangan (HMTA) Institut Teknologi Nasional Yogyakarta (ITNY) kembali menyemarakkan Dies Natalis ke-22 melalui penyelenggaraan HMTA Futsal Championship yang digelar di Forza Futsal Jl Raya Seturan Yogyakarta (1-2 April 2026). Kegiatan ini menjadi ajang kompetisi sekaligus ruang memperkuat solidaritas mahasiswa lintas perguruan tinggi di Yogyakarta.

Sebanyak 12 tim dari berbagai kampus turut ambil bagian dalam turnamen ini, menghadirkan pertandingan yang kompetitif dan penuh semangat sportivitas. Antusiasme peserta menunjukkan bahwa kegiatan non-akademik seperti olahraga tetap memiliki peran penting dalam membangun karakter dan kebersamaan mahasiswa.

Pada akhir kompetisi, tim STPMD APMD berhasil meraih Juara 1, disusul tim RTS Apparel sebagai Juara 2, dan tim Mining Gevenka sebagai Juara 3..

Ketua dies, Alfredo Richardo Mambraku menyampaikan bahwa futsal dipilih sebagai media untuk menanamkan nilai-nilai penting dalam kehidupan mahasiswa.

“Futsal bukan hanya soal menang atau kalah, tetapi bagaimana membangun kerja sama tim, disiplin, dan sportivitas. Nilai-nilai ini yang ingin kami tanamkan melalui kegiatan ini,” ujarnya.

Senada dengan hal tersebut, Ketua HMTA ITNY, Audry Andy  menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi bagian dari upaya membangun mahasiswa yang seimbang secara akademik dan non-akademik.

“Kami ingin mahasiswa tidak hanya unggul di bidang akademik, tetapi juga memiliki jiwa kebersamaan dan semangat kompetisi yang sehat. Futsal championship ini menjadi salah satu wadah untuk mewujudkan hal tersebut,” ungkapnya.

Kegiatan ini juga menjadi bagian dari rangkaian besar Dies Natalis ke-22 HMTA ITNY yang akan dilanjutkan dengan Meneer Competition pada 6–7 April 2026. Kegiatan ini meliputi berbagai cabang keilmuan pertambangan seperti panningbench blastingrock mineral identificationmine surveyingventilation hanging duct, dan written test.

Melalui kegiatan ini, HMTA ITNY menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan program yang tidak hanya meriah, tetapi juga mampu membangun karakter, kompetensi, dan jejaring mahasiswa secara berkelanjutan.

Himpunan Mahasiswa Teknik Pertambangan (HMTA) Institut Teknologi Nasional Yogyakarta (ITNY) selenggarakan rangkaian kegiatan Dies Natalis ke-22 dengan berbagai agenda akademik, sosial, dan kompetitif yang melibatkan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi.

Salah satu kegiatan yang menjadi sorotan adalah HMTA Mobile Legends Championship (MLBB) yang digelar pada 30–31 Maret 2026 di Auditorium Pietoyo Soekarbowo ITNY. Kompetisi ini diikuti oleh 18 tim dari berbagai perguruan tinggi negeri dan swasta di wilayah Yogyakarta, sebagai bagian dari upaya memeriahkan Dies Natalis sekaligus mempererat jejaring antar mahasiswa.

Dalam kompetisi tersebut, panitia menetapkan tiga pemenang terbaik, yaitu Juara 1 Tim Longtrim, Juara 2 Tim Orivo (UNY), dan Juara 3 Tim Orak-Arik Ayam, dengan total hadiah sebesar Rp3.000.000,-. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga wadah pengembangan kerja sama tim, strategi, dan sportivitas di kalangan mahasiswa.

Ketua Dies Natalis HMTA ke-22, Alfredo Richardo Mambraku menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi momentum penting untuk membangun kebersamaan.

“Saya senang sekali bisa memotivasi teman-teman untuk bersatu, berkarya, dan berprestasi serta merayakan dies ini dengan semangat kebersamaan, inovasi, dan melangkah maju menuju masa depan gemilang,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua HMTA ITNY, Audry Andy, mengungkapkan rasa syukur atas terselenggaranya seluruh rangkaian kegiatan di tengah berbagai tantangan.

“Kami sangat bersyukur, meskipun kondisi geopolitik global dan sektor pertambangan sedang menghadapi berbagai tantangan, beberapa perusahaan seperti PT Freeport, Adaro, dll tetap memberikan dukungan”.

Secara keseluruhan, Dies Natalis ke-22 HMTA ITNY menghadirkan beragam kegiatan yang mencerminkan keseimbangan antara aspek akademik, sosial, dan pengembangan minat bakat mahasiswa. Rangkaian kegiatan tersebut meliputi Mining Care (berbagi takjil, sahur on the road, dan donor darah), Mining Exam berupa ekspedisi ke Gunung Lawu, E&Sport (Mobile Legends dan futsal), Meneer Competition yang mencakup berbagai kompetisi teknis seperti panning, bench blasting, rock mineral identification, mine surveying, ventilation hanging duct, dan written test, serta kegiatan Seminar Nasional, Mining Expo, hingga Inagurasi

Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh mahasiswa Teknik Pertambangan Institut Teknologi Nasional Yogyakarta (ITNY) dalam ajang bergengsi Indonesian Students Mining Competition XV (ISMC XV) yang diselenggarakan pada 8–14 Februari 2026 di Institut Teknologi Bandung (ITB). Kompetisi ini merupakan agenda dua tahunan yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Tambang ITB (HMT-ITB).

ISMC XV diikuti oleh tim dari berbagai perguruan tinggi negeri dan swasta di Indonesia, serta satu tim internasional dari University of Queensland, Australia. Kegiatan ini bertujuan untuk mengasah kemampuan teknis, menambah wawasan, meningkatkan inovasi mahasiswa di bidang pertambangan, serta mempererat relasi antar mahasiswa pertambangan dari dalam maupun luar negeri.

Dalam kompetisi tersebut, tim ITNY berhasil meraih Juara 2  Rock Drill Competition dan Juara 3  Panning and Grain Counting.

ITNY mengirimkan satu tim utusan dari Himpunan Mahasiswa Teknik Pertambangan (HMTA) yang telah melakukan persiapan sejak Desember 2025. Tim diketuai oleh Rafi Fahreza Mahardika  dengan anggota: Erry Frianto Samosir, Ahmad Jepri, Linggandharu Bhumi Anarki Setyadji, Christian Ronaldo Untu, Ananda Raditya Nomi Putra, Rifiandika Akhyela Affan Perdana, dan Charmelia Divina Eka Mutiara Mumpel. Semua mahasiswa tersebut merupakan mahasiswa Teknik Pertambangan angkatan 2024.

Rafi menyampaikan bahwa keikutsertaan mereka dalam kompetisi ini dilandasi semangat untuk terus berkembang. “Kami mengikuti ISMC XV ini supaya bisa menambah wawasan dan pengalaman dalam dunia pertambangan. Selain itu, kami juga bisa berkenalan dan bertukar ilmu dengan mahasiswa pertambangan dari kampus lain, bahkan dari luar negeri,” ujarnya.

Lebih lanjut, Rafi berharap pencapaian ini dapat menjadi pemantik semangat bagi mahasiswa ITNY lainnya. “Semoga pencapaian ini bisa menjadi motivasi bagi kami dan mahasiswa ITNY lainnya untuk terus berprestasi di kompetisi-kompetisi selanjutnya. Untuk ke depan, kami tentu ingin bisa meraih hasil yang lebih maksimal, bahkan membawa pulang semua gelar juara,” tambahnya.

Prestasi ini menjadi bukti bahwa mahasiswa Teknik Pertambangan ITNY mampu bersaing secara kompetitif di tingkat nasional dan dalam ajang yang melibatkan peserta internasional.

Yogyakarta — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh mahasiswa Institut Teknologi Nasional Yogyakarta (ITNY). Lima atlet yang dikirim ITNY sukses meraih gelar juara dalam ajang Indonesia Super Fight 3 Championship 2025 yang digelar pada 21–23 Desember 2025 di GOR Among Rogo, Yogyakarta.

Kejuaraan nasional yang diselenggarakan oleh Ketua Umum KONI Pusat ini diikuti oleh sekitar 1.800 peserta dari seluruh Indonesia, menjadikannya salah satu event bergengsi dalam rangka pembinaan atlet berprestasi tingkat nasional. Atlet-atlet terbaik dari berbagai provinsi seperti Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Barat, Jawa Timur, dan DKI Jakarta turut ambil bagian dalam kompetisi ini.

ITNY mengirimkan lima atlet, dan membanggakannya, seluruh atlet berhasil meraih podium juara setelah menjalani persiapan dan latihan intensif selama empat bulan. Keikutsertaan dalam kejuaraan ini menjadi wujud komitmen mahasiswa ITNY untuk terus berprestasi di bidang olahraga sekaligus mengharumkan nama kampus yang secara konsisten mendukung pengembangan minat dan bakat mahasiswa.

Adapun capaian para atlet ITNY adalah sebagai berikut:

Retno Suci Mutiara Rosa
(Teknik Pertambangan / 7100250011)
Juara 1 Kelas Senior Under 49 kg Putri

Matthew Takeshi Losu
(Teknik Geologi / 4100250108)
Juara 2 Kelas Senior Under 54 kg Putra

M. Ravli Junior
(Teknik Geologi / 4100240058)
Juara 2 Kelas Senior Under 54 kg Putra

Shandyka Bagas Perkasa
(Teknik Geologi / 4100250154)
Juara 2 Kelas Senior Under 68 kg Putra

Julio Floreti Kellen
(Teknik Geologi / 4100250152)
Juara 3 Kelas Senior Under 58 kg Putra

Para atlet menyampaikan bahwa keikutsertaan mereka dalam ajang ini bertujuan untuk terus meningkatkan prestasi olahraga sekaligus membanggakan ITNY, yang selama ini selalu memberikan dukungan penuh terhadap mahasiswa untuk berkembang dan berprestasi.

Tim dosen dari Institut Teknologi Nasional Yogyakarta (ITNY) melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat skema kolaboratif Teknologi Tepat Guna (TTG) yang berjudul “Tempat Sampah Bersuara”.
Program ini bertujuan untuk menanamkan karakter peduli lingkungan sejak usia dini melalui pendekatan teknologi yang interaktif dan menyenangkan.

Kegiatan ini diinisiasi oleh tiga dosen, yaitu Mycelia Paradise, S.T., M.T. (ITNY), Ir. Yudha Agung Pratama, S.T., M.Sc. (UPNVY), dan Kurniawan, S.T., M.T. (ITNY). Pada kesempatan tersebut, tim pengabdi melakukan serah terima satu unit alat “Tempat Sampah Bersuara” kepada SD Negeri Ambarukmo, yang berlokasi di Ambarukmo, Caturtunggal, Depok, Sleman, DIY.
Tempat sampah tersebut diterimakan langsung kepada Kepala Sekolah SD N Ambarukmo, Harlina Nursiamti, S.Pd.SD., M.Pd. pada 19 Juni 2025.

“Tempat sampah bersuara ini dirancang bukan hanya untuk menjaga kebersihan, tetapi juga sebagai media edukasi karakter bagi anak-anak,” ujar Mycelia Paradise, S.T., M.T., selaku ketua tim pengabdi.
Alat ini dilengkapi dengan sensor gerak dan suara yang memungkinkan interaksi otomatis. Ketika seseorang mendekat, tutup tempat sampah terbuka otomatis, dan setelah anak memasukkan sampah, alat akan mengucapkan “Terima kasih” sebagai bentuk apresiasi atas tindakan positif.
Sebaliknya, jika kapasitas sudah penuh, alat akan memberi peringatan dengan suara “Maaf, tempat sampah sudah penuh. Silakan cari tempat sampah yang lain.”

Melalui interaksi yang ramah dan komunikatif ini, Tempat Sampah Bersuara diharapkan menjadi sarana pembelajaran karakter dan tanggung jawab lingkungan bagi siswa sekolah dasar. Inovasi ini memperkuat upaya ITNY dalam mendukung pendidikan berwawasan lingkungan melalui penerapan teknologi tepat guna yang sederhana namun berdampak nyata.

Kepala Sekolah SD N Ambarukmo, Harlina Nursiamti, S.Pd.SD., M.Pd., menyampaikan apresiasi atas hibah tersebut.

“Anak-anak akan belajar menjaga kebersihan dengan cara yang menyenangkan. Kami sangat terbantu dengan inovasi ini, dan semoga bisa menginspirasi sekolah-sekolah lain,” ujarnya.

Melalui kegiatan pengabdian ini, ITNY berkomitmen untuk terus berperan aktif dalam pengembangan teknologi yang membawa manfaat langsung bagi masyarakat dan pendidikan dasar di Indonesia.